My Beauty Secret

Articles


By Admin  Article Published 28 October 2014
 
 Sebagai wanita, kita selalu ingin tampil menarik. Orang yang berkulit lebih putih dianggap lebih cantik dibandingkan dengan yang kulitnya lebih gelap. Oleh karena itu, banyak produk pemutih yang dijual baik itu di toko kosmetik, supermarket, ataupun online. Bagaimana cara mencari krim pemutih yang aman, berikut adalah tips mencari Krim Pemutih yang Aman.

1.    Bahan aktif krim pemutih

Untuk memutihkan kulit, bisanya dilakukan dengan cara mengoleskan bahan pemutih kulit dan bahan pengelupasan kulit. Bahan untuk memutihkan wajah umumnya bekerja dengan mengurangi atau menghambat pembentukan melanin (pigmen). Bahan pengelupasan kulit (exfoliate) berfungsi untuk mengelupaskan lapisan kulit agar sel-sel yang baru dapat tumbuh lagi. Kedua fungsi ini berguna untuk menghilangkan dark spot, atau melasma pada kulit.

Bahan aktif krim wajah ada ribuan jenisnya, tapi ada beberapa zat aktif terkenal yang terbukti aman dan efektif untuk pemutih antara lain Niacinamid, Alpha Arbutin, Glutathion, Vitamin C, Kojic Acid, extract pepaya,dan bahan lainnya.

Bagaimana dengan Hidroquinone?

Merupakan bahan utama dalam menghambat melanin yang kuat. Pada sediaan kosmetik kadarnya 2-4%, jika lebih dari 4% maka penggunaannya okeh dokter kulit.  Hanya saja penggunaannya saat ini masih kontroversi, karena penggunaan jangka panjang dapat menghambat pigment melanin, sedangkan pigmen tersebut masih diperlukan oleh kulit untuk mencegah terjadinya kanker kulit. Ibaratnya kulit menjadi tidak terlindungi dari paparan sinar matahari.

Bagaimana dengan Mercury ? Mercury bisa memberikan hasil memutihkan yang sangat luar biasa, bahkan pada waktu singkat, hanya 2 minggu kulit Anda akan langsung “kinclong”. Akan tetapi efek samping dari Mercury ini cukup menyeramkan atau toksik. Mercury dapat menyebabkan problem serius pada psikiatrik, neurogical, and ginjal. Pada wanita hamil, mercury dapat dilewati kepada bayi yang dikandungnya. Dari pengalaman pengguna cream ber-mercury, jika cream tidak digunakan lagi, timbul jerawat yang cukup parah dan sulit untuk disembuhkan.

 

2.    Terdapat Nomor Notifikasi

Anda mungkin mengenal BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Selain obat dan makanan, tapi badan ini berfungsi juga mengawasi peredaran kosmetik di Indonesia. Untuk itu perlu dipastikan bahwa produk yang Anda gunakan sudah ada nomor notifikasinya. Product import dan product produksi lokal harus mendaftarkan productnya di BPOM untuk bisa menjamin bahwa bahan2 yang digunakan aman bagi kulit dan hanya digunakan untuk kosmetik.

Badan resmi negara yang memiliki legalitas untuk meng-approve suatu product boleh beredar di Indonesia, hanyalah BPOM. Bukan succofindo atau laboratorium external lainnya. Succofindo hanya melakukan pengujian, tapi tidak bisa memutuskan apakah suatu product bisa beredar atau tidak.

Kode BPOM yang tertera pada kemasan adalah NA xxx xxx xxx (xxx = angka).

 

3.    Warna krim

Memang agak sulit untuk melihat dari warna cream. Perhatian untuk Anda, untuk cream bermercury, umumnya warnanya kuning dan terlihat seperti mengkilat. Lalu konsistensi/kekentalannya cukup kental. Untuk cream yang mengandung sulfur juga berwarna kuning, tapi kuningnya berbeda.

Untuk product toner atau pembersih muka yang mengandung Mercury, umumnya berwarna coklat tua.

Untuk cream yang berwarna putih, memang akan sulit dibandingkan satu dan lainnya, lihatlah dari bahan-bahan yang digunakan dan nomor notifikasi BPOM.

 

4.    Kulit Putih Tidak Bisa Instant

Proses regenerasi kulit adalah 28 hari. Pada bayi proses regenerasi kulit lebih cepat lagi, sehingga jika bayi terkena luka pada kulit, maka akan cepat sekali sembuh.

Berhati-hatilah jika product Anda menjanjikan dapat putih dalam waktu 2 minggu. Karena hal itu tidak mungkin jika hanya putih dari product itu saja. Jika Anda menggunakan kombinasi product exfoliating/peeling, lalu ditambah dengan jasa perawatan kulit, memungkinkan untuk mendapatkan hasilnya lebih cepat dari 28 hari. Tapi pada umumnya kulit baru akan memberikan hasil setelah minimum1 siklus regenerasi.

Untuk kulit yang mengalami dark spot, liver spot, melasma, untuk proses pemutihan kulit tergantung dari tingkat keparahannya atau seberapa dalam pigment berada pada lapisan kilit. Semakin parah/semakin dalam, maka proses pemutihan akan memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan yang masih pada kulit permukaan.

 

Berhati-hatilah menggunakan product import, apalagi yang memang belum jelas dari mana asalnya. Sekarang dengan sistem jual-beli online product mudah sekali beredar.

 

Semoga article ini berguna bagi semuanya.. Kalau mau cantik, kulit juga harus sehat…



Related Article